Curug Orok adalah kawasan wisata air
terjun yang berada di sisi selatan kota Garut. Curug Orok merupakan satu dari
beberapa air terjun di Garut yang paling mudah diakses. Dari pusat kota Garut,
kita dapat melanjutkan perjalanan ke kawasan Cikajang, sekitar 25 kilometer ke
arah selatan, melalui Jalan Raya Cimanuk, Jalan Raya Bayongbong, Jalan Raya
Cisurupan, hingga tiba di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang.
Curug Orok memiliki ketinggian sekitar
45 m dan berada di ketinggian 250 meter di atas permukaan laut dengan
konfigurasi umum lahan berbukit karena letaknya di kaki gunung Papandayan.
Curug ini terdiri dari dua buah curug yaitu curug besar yang mana aliran airnya
jatuh langsung dari atas tebing yang berasal dari aliran sungai di atasnya.
Limpahan curahan air ini membentuk kolam air dibawahnya. Kolam ini cukup besar dan tidak terlalu dalam
sehingga dapat digunakan untuk sekedar mandi ataupun berendam. Sedangkan curug yang kecil terdiri dari
beberapa kucuran air yang keluar dari rembesan dinding tebingnya.
Tak jauh dari curug ini sekitar 500 m
juga terdapat curug lain yang bernama Curug Kembar. Curug ini masih satu aliran air dengan Curug
Orok.
Sebelum bernama Curug Orok, curug ini bernama Curug Sanghyang
Prabu Gebur. Nama Curug Orok konon berasal dari cerita masyarakat setempat
tentang seorang wanita yang pernah membuang bayi hasil hubungan gelap di curug
tersebut pada tahun 1968.



0 komentar:
Post a Comment